Potensi Sumber Daya Alam Desa Batah Barat Kecamatan Kwanyar , Bangkalan-Madura


Suasana yang masih asri dan alami, terpancar di Desa Batah Barat dengan mayoritas penduduk yang bekerja sebagai petani, nelayan, dan pedagang. Kebanyakan  dari mereka berprofesi sebagai nelayan , karena Desa Batah Barat memiliki potensi laut yang melimpah seperti ikan Gelamah, udang, kerang dan lain-lain. Selain itu, sebagian dari masyarakat di Desa Batah Barat bekerja sebagai petani karena daerah bagian utara terdiri dari lahan pertanian, sehingga tingkat kesuburan tanah yang tinggi membuat masyarakat melakukan cocok tanam. Dibagian selatan terdiri dari lautan yang panjang menyusuri jalan dari batah barat hingga perbatasan. Masyarakat setempat sebagian besar menjual hasil laut ke tengkulak dan sebagian lagi seperti hasil ikan gelamah serta ikan-ikan kecil dijemur kemudian dijadikan ikan asin. Maka mereka melakukan perdagangan kepasar bersama dengan hasil pertanian. Beberapa ada yang menjual langsung ketengkulak dan sebagian ada yang menjual ke pasar. Hasil dari pertanian Desa Batah Barat berupa padi, jagung, bunga turi dan lain-lain. Tanah yang masih alami dan subur mereka manfaatkan untuk bercocok tanam . Selain itu sebagian besar dari mereka banyak yang memanfaatkan rumput yang mengganggu tanaman mereka untuk makanan ternak mereka.

Setiap harinya hasil tangkapan ikan nelayan tidak menentu, hal ini disebabkan karena kondisi ombak yang tidak tidak bisa diprediksi. Udang merupakan salah satu hasil laut tangkapan para nelayan di desa Batah Barat memiliki  nilai jual yang tinggi. Udang besar dengan berat 1kg seharga RP 65.000 dan ikan asin yang ukuran kecil dengan berat 1kg seharga Rp 30.000 sedangkan ukuran besar bisa mencapai Rp 65.000. Dari sinilah masyarakat Desa Batah Barat mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tak sedikit dari mereka yang pergi keluar Negeri untuk memenuhi kebutuhan mereka atau untuk melunasi hutang. Banyak dari mereka yang meninggalkan rumah dan keluarga mereka untuk bekerja keluar negeri atau keluar kota. Namun tak sedikit dari mereka yang tetap berada di Desa mereka untuk merawat sawah dan ladangya. Namun kebanyakan mereka yang berada di Desa sudah tergolong usia lanjut. Karena kebanyakan masyarakat yang berada di usia 20 tahun sudah berani merantau keluar kota atau desa. Sebagian lagi menikah pada usia dini. Sehingga banyak dari mereka yang sudah mempunyai anak diusia dini. Sekian sekilah informasi kehidupan dan potensi di Desa Batah Barat.
 


Komentar